LEBAK, JPN – Warga Desa Mekarsari, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten agar segera meninjau dan merealisasikan pembangunan jalan poros desa yang hingga kini kondisinya memprihatinkan.
Jalan poros Desa Mekarsari tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat karena menghubungkan Desa Mekarsari dengan Desa Cidadap, Kecamatan Curugbitung. Jalan itu juga menjadi jalur alternatif yang menunjang mobilitas warga antarkecamatan.
Sejumlah warga, termasuk masyarakat dari wilayah Pabuaran dan Cibunar, mengaku belum pernah merasakan kondisi jalan yang mulus sebagaimana di sejumlah wilayah lainnya.
“Kami berharap kepada Bapak Gubernur Banten agar segera merealisasikan pembangunan jalan poros ini. Sudah lama kami mendambakan jalan yang layak dan nyaman untuk dilalui,” ungkap salah seorang warga.
Menurut keterangan warga, panjang jalan yang diusulkan untuk pembangunan mencapai sekitar dua kilometer dengan lebar kurang lebih tiga meter.
Warga menilai pembangunan jalan tersebut sulit direalisasikan apabila hanya mengandalkan anggaran desa. Terlebih, menurut mereka, anggaran desa saat ini menghadapi keterbatasan akibat adanya pengurangan alokasi untuk kebutuhan lainnya, termasuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Oleh karena itu, masyarakat berharap Pemprov Banten dapat turun langsung meninjau kondisi jalan sekaligus memberikan dukungan anggaran agar pembangunan dapat segera terlaksana.
“Kami sangat menunggu perhatian dan kehadiran pihak Pemerintah Provinsi Banten. Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” harap warga.
Kepala Desa: Jalan Ini Penting bagi Masyarakat
Di tempat terpisah, Kepala Desa Mekarsari, Sanwani, membenarkan kondisi jalan poros desa yang dikeluhkan masyarakat tersebut.
Saat dikonfirmasi JPN, Sanwani mengatakan bahwa jalan tersebut memiliki peran penting karena dapat menjadi jalur alternatif penghubung antarkecamatan.
“Memang apa yang disampaikan warga itu benar. Jalan tersebut bisa dikatakan sebagai jalur alternatif antarkecamatan,” ujar Sanwani.
Ia mengaku secara pribadi terus memikirkan dan mencari solusi agar pembangunan jalan tersebut dapat direalisasikan. Namun, kondisi keuangan desa saat ini menjadi salah satu kendala yang harus dipertimbangkan.
“Jujur, saya selalu memikirkan dan mencari solusi untuk pembangunan jalan itu. Namun, kondisi desa saat ini juga harus kita pahami. Meski demikian, saya tidak akan putus semangat untuk mencari jalan keluar, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Sanwani berharap adanya perhatian dan langkah konkret dari Pemerintah Provinsi Banten agar pembangunan jalan poros Desa Mekarsari dapat segera terwujud.
Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan satu wilayah, melainkan untuk mendukung kelancaran aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggunakan akses tersebut.
Masyarakat Desa Mekarsari pun berharap aspirasi mereka mendapat perhatian serius dari Pemprov Banten, sehingga jalan poros yang selama ini dikeluhkan dapat segera diperbaiki dan dinikmati oleh warga.(Hidayat/Taufik Nur Alam)






