Garut Selatan, Jurnalpolisinasional.com Sabtu 11/05/2022 Warga Kampung Pamalayan Rt. 02/Rw.06 Desa Cikarang Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, beramai-ramain membangun jembatan secara swadaya agar lebih mudah dilalui oleh kendaraan.
Mereka gotong royong waga masyarakat bersama dan Relawan Pembangunan Desa Cikarang untuk membangun jembatan secara permanen atau cor beton.

Ketua LMPD dan Relawan Pembangunan Desa Cikarang, Pepen Suwandi yang meminpin secara langsung dilapangan agar pekerjaan tersebut cepat dan menjamin kwaitas pembangunan agar pekerjaan tidak asal jadi.
Pepen mengatakan bahwa pembangunan jembatan mulai dilakukan dan dibantu warga masyarakat dan Warga kp Pamalayan merasa antusias dan selalu ikut gotong royong demi untuk mempermudah akses mereka khususnya ke pusat Desa Cikarang.
Tiap akhir pekan, jumlah warga yang membantu bahkan hingga 50 orang. Apa saja mereka lakukan yang penting bisa memberikan kontribusi pembangunan jembatan.

Ketua LPMD Desa Cikarang, Pepen Mengatakan bahwa, dirinya sudah membantu besi sebayak 15 lente dan semen sebanyak 15 zak, untuk mebantu pembangunan terebut,
Dan ada juga Batuan dari bapak camat Cisewu berupa besi beton sebanyak 10 lente dan ada lagi yang mberi donatur sebanyak 7 zak semen dari sdr, Dasep, dan tiap hari pun masyarakat yang bantu karena antusias masyarakat, setiap hari Sabtu gotong royong rutinnya 30-50 orang,” ujarnya
Menurut ketua BPD Desa Cikarang Luki Lukmantara, kegiatan tersebut sangat di dukung oleh masyarakat krn pada dasarnya masyarakat sangat merindukan pembagunan di lingkungan nya tapi terkendala anggaran, ketua BPD cikarang juga sangat berterima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu secara moril dan materil karena pekerjaan apapun kalau di kerjakan secara gotong royong, sesulitpun akan dapat diselesaikan dg baik.
Adapun tantangan pembangunan jembatan adalah hujan dan banjir karena jembatan tersebut membelah Sungai Ciberang. Tim Relawan Pembanguan Desa Cikarang yang biasa membangun 2 jembatan, dibulan ini menemukan tantangan karena sering hujan.
Di lokasi jembatan, warga memang terlihat membantu sesuai dengan keahlian masing-masing. Dan pekerjaan Pembangunannya dikebut agar warga bisa memanfaatkan waktu agar selesai di bulan ini, dan ada yang terlihat mengaduk semen, ada juga yang memasang baru pecah, juga memotong kayu dan memasang besi beton agar secepatnua melakukan finishing bangunan.
(Wartawati, Daningsih)












