KBB, Jurnalpolisinasional.com, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0609/Cimahi mengikuti Video Conference (Vidcon) peresmian 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih secara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mulai pukul 09.30 WIB. Peresmian infrastruktur secara serentak tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas masyarakat sekaligus meningkatkan akses terhadap kebutuhan dasar air bersih di berbagai wilayah.
Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail hadir mewakili Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail. Dalam kegiatan tersebut, Asep didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0609/Cimahi Letnan Kolonel Inf Ratno, S.H., M.I.P., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung Barat, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam program pembangunan dan peresmian infrastruktur secara nasional itu, Kabupaten Bandung Barat mendapatkan alokasi lima unit Jembatan Garuda yang terdiri atas tiga jembatan gantung dan dua jembatan beton, serta 20 titik sumur bor air bersih.
Lima Jembatan Garuda tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung Barat, yakni Jembatan Gantung Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat; Jembatan Gantung Desa Weninggalih, Kecamatan Sindangkerta; Jembatan Gantung Desa Cisomang, Kecamatan Padalarang; Jembatan Beton Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor; serta Jembatan Beton Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipeundeuy.
Sementara itu, sebanyak 20 titik sumur bor air bersih tersebar di wilayah Kabupaten Bandung Barat untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat desa.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Asep Ismail menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Mabes TNI, Kodam III/Siliwangi, serta Kodim 0609/Cimahi atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur tersebut.
“mewakili Bapak Bupati Jeje Ritchie Ismail dan seluruh jajaran Pemkab Bandung Barat, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada Bapak Presiden RI dan TNI. Kehadiran lima Jembatan Garuda serta 20 titik sumur bor air bersih ini memberikan dampak langsung yang luar biasa bagi mobilitas warga, konektivitas ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan dasar air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Bandung Barat,” ujar Asep Ismail.
Menurut Asep, keberadaan infrastruktur tersebut tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tetapi juga mendukung konektivitas dan pergerakan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.
Ia menambahkan, bantuan 20 titik sumur bor air bersih juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan kesehatan dan sanitasi lingkungan masyarakat.
“Program bantuan sumur bor air bersih ini sangat sejalan dengan komitmen Pemkab Bandung Barat dalam mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kesehatan sanitasi lingkungan,” katanya.
Di sisi lain, keberadaan jembatan gantung maupun jembatan beton di sejumlah desa diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk mendukung distribusi hasil pertanian dari wilayah pedesaan.
Dengan hadirnya lima Jembatan Garuda dan 20 titik sumur bor air bersih tersebut, Pemkab Bandung Barat berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memenuhi kebutuhan dasar air bersih.**Ridwan.






