Banjar.jurnalpilisinasional.com
Walikota banjar Ade uu sukaesih melakukan monitoring hewan kurban ke sejumlah kandang jelang pelaksanaan idul adha besok ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban aman dari penyakit mulut dan kuku (PMK) sabtu 09 /07/2022
Monitoring hewan kurban dilakukan di beberapa kandang hewan di kota banjar diantaranya kandang kelompok anom jaya lingkungan siluman baru RT 36 RW 17 kelurahan purwaharja kandang pemilik Darwanto.lingkungan babakan sari RT 04 RW 10 kelurahan pataruman kandang milik agus.
Pemerintah kota banjar ingin memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan terbebas dari PMK monitoring ini dilaksanakan guna memastikan hewan kurban kondisi sehat dan aman untuk di kimsumsi dagingnya kata walikota disela kegiatannya sabtu 9/7/2022 pemeriksaan hewn kurban tersebut dilakukan oleh dinas ketahanan pangan pertanian dan perikanan kota banjar setelah dipotong kami akan lakukan pemeriksaan dagingnya dimulai hari ini sampai tanggal 12 juli 2022 berdasarkan data yang di rilis dinas ketahanan pangan pertanian perikanan kota banjar pertanggal 08 juli 2022 sebanyak 211 ekor hewan ternak dinyatakan suspek pmk satu ekor mati hewan yang telah lolos oemeriksaan dan dinyatakan sehat ditandai dengan pemberian stiker sehat dan SKKH(surat keterangan kesehatan hewan) serta rekomendasi semua hewan kurban dalam kondisi sehat terlebih para pemilik hewan telah memahami adanya.( maman anang)
Wali Kota Banjar Saat Mengecek Kandang Sapi Untuk Memastikan Hewan Kurban






