SEMERAWUT PASAR BALEENDAH DAN TATA KELOLA SAMPAH ,BAIK LIMBAH PEMOTONG AYAM YANG BIKIN PENCEMARAN . BAU BUSUK …………

Baleendah jurnalpolisinasional com.
Dalam beberapa waktu ini kami pantau hiruk pikuk kawasan pasar Baleendah baik para pedagang kios maupun pedagang kaki lima msih semerawut tdk tertib
Yang jadi timbul permasalahan nya adalah Tumpukan sampah dan air limbah potong ayam yang air limbah nya tidak ada saluran sehingga jadi bau pencemaran baik yang mau masuk pasar ataupun warga yang dekat sekitar pasar …….

Ini semua adalah tanggung jawab kepala UPT pasar Baleendah yang harus terjun ke lokasi bukan duduk manis saja
Sedangkan para pedagang sudah bayar restribusi nya baik keamanan dan kebersihan ini perlu di layani oleh pihak upt pasar karena mereka harus di layani biar mereka para pedagang merasa nyaman
Perkiraan kami pedagang kaki lima dan kios kios kurang lebih ada 600 pedagang

menurut pengakuan petugas pemungut restribusi yg masuk daptar barkode hanya 200 kios bila yang 400 pedagang tidak.masuk barkode kalau x 1000 juga sudah 400 ribu / hari bila terkelola dengan benar akan mampaat untuk pengelolaan sampah

Berarti ini kebokbrokan kinerja kepala upt pasar Baleendah yg selama tugas tidak ada perubahan malah pasar semangkin kumuh saluran air tersumbat di tambah air limbah potong ayam
Perlu evaluasi buat kepala Upt pasar Baleendah jangan saling salahkan tapi kroscek ke lapangan berapa roda tiap hari sampah pasar jangan di terawang tapi pembuktian yang jelas
Kami mohon dinas terkait Bapak kepala Disperindag harus cepat tanggap atas permasalahan sampah yang ada di kawasan Baleendah ( Ir Herman sh)