Jurnal polisi nasional.com – Kab,Bandung — Pada tahun 2022 ini, pemerintah mengubah proses pencairan BPNT. Kementerian Sosial (Kemensos) bekerjasama dengan PT Pos untuk menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan rapel tiga bulan sekaligus.
Tiga bulan yang dirapel untuk tahap pertama yakni bulan Januari, Februari, dan Maret 2022, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT langsung menerima bansos sembako berupa uang Rp 600 ribu.
Jika pada bulan April 2022 ini ada penyaluran sejumlah Rp 200 ribu, ditambah , Rp.300 ribu BLT minyak goreng sehingga KPM mendapatkan Rp.500 ribu, akan tetapi, Pemerintahpun memastikan menyalurkan BPNT taham dua yakni untuk bulan April, Mei dan Juni, akan segera di salurkan secara rapel.
Terkait penyaluran BPNT untuk bulan selanjutnya belum ada informasi secara resmi, apakah akan disalurkan berupa uang atau kembali melalui kartu keluarga sejahtera (KKS), ternyata di Desa Sukapura Kecamatan Dayehkolot Kabupaten Bandung Jawa Barat, BPNT disalurkan melalui KKS.
Hal tersebut diketahui saat sejumlah KPM di desa tersebut mengatakan bahwa dirinya telah melakukan penggesekan KKS miliknya di mesin EDC di e-Warong Yeyen.
Herannya lagi, yang menimbulkan kontradiktif adalah, adanya kembali peran Agen atau e-Warong yang pada pencairan sebelumnya sudah tidak difungsikan melakukan penggesekan KKS di mesin EDC miliknya. Bahkan, pemerintah Desa dan Kecamatan pun mengaku tak mengetahui hal ini.
KPM yang tak mau disebut namanya mengungkapkan bahwa KKS miliknya telah di gesek di e-Warong Yeyen beberapa hari kebelakang, namun hingga kini belum menerima sembako yang dijanjikan oleh e-Warong tersebut.
Sementara pihak e-Warong Yeyen, saat dikonfirmasi melui WhatsApp, hanya menjawan dengan singkat dan mengatakan “Nanti hari rabu sekarang”
Pihak Kasi Sosbud Kecamatan Dayeuhkolot merasa heran saat dikonformasi terkait hal ini. Ia mengaku tidak tau adanya penyaluran BPNT melalui Bank Himbara yang merupakan himpunan Bank milik pemerintah yakni, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, serta Bank BTN. Menurutnya, tak ada laporan terkait hal ini.
“Saya ga tau ada pembagian BPNT melalui Bank Himbara untuk bulan mei, “Tulis dia melalui pesan WhatsApp.
Seperti halnya pihak Kasi Sosbud Kecamatan Dayeuhkolot, Kepala Desa Sukapura pun merasa heran adanya penyaluran BPNT yang kembali melalui Bank Himbara. Ia pun mengaku belum tau apakan benar BPNT disalurkan kembali melalui Bank milik pemerinta.
“Tidak ada tembusan ke Pemerintah Desa, Nanti akan saya tanyakan ke desa yang lainnya, “Kata Kepala Desa melaluia WhatsApp.
(E S )






