jurnalpolisinasional.com
Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia ( PABSI ) yang pada waktu lalu telah mengukuhkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai “Bapaknya BPD seluruh Indonesia”, melalui Rakernas di Gedung Metdeka Bandung.beberapa bulan yang lalu.
Sebagai mana kita ketahui fungsi BPD sendiri yang merupakan Lembaga Masyarakat yang bertugas Mengawasi, Mengontrol serta menetapkan / Legislasi untuk penggunaan anggaran pelaksanaan, penyelenggaraan Pemerintahan tingkat Desa yang bersumber dari keuangan Negara.
Yang saat ini PABSI tersebut berfungsi sebagai wadah komunikasi anggota BPD dalam foksinya sebagai lembaga kemasyarakatan yang bersifat netral, untuk penyeimbang kebijakan pemerintahan Desa dalam penyesuaian kebutuhan serta hak masyarakat dalam bingkai persatuan berazaskan musyawarah dan mufakat.
PABSI yang notabene sebagai penyambung aspirasi masyarakat Desa, yang harus menjadi perhatian pemerintah pula dalam hal biaya operasional serta kesejahteraan anggota baik yang aktif/ non aktif serta anggota istimewa disesuaikan dengan kewenangannya, yang mendapatkan anggaran dari pemerintahan Daerah Provinsi (APBD ) / tahun yang langsung dialokasikan APBD Provinsi melalui Rekening Pemerintahan Desa dengan anggaran sekitar Rp. 7 juta / tahun yang semula 5 juta / tahun dari Pemkab.
Wawan Kurniawan SE. adalah Ketua BPD Desa Banjaran Kota, yang kini mendapatkan kepercayaan serta amanah sebagai Ketua PABSI Kabupaten Bandung yang menunjuk Yopi Hendriawan sebagai Sekertaris bersama Bendahara Tuti Amalia dikukuhkan melalui SK. Yang telah disepakati bersama untuk melaksanakan tugasnya selam 3 tahun kedepan bertekad untuk memberikan pengabdian yang terbaik sesuai dengan apa yang telah diamanatkan oleh setiap anggota yang berada di Kabupaten Bandung yang berjumlah 270 Desa yang tersebar di 31 Kecamatan untuk menjadi wadah komunikasi yang harmonis antar anggota BPD sebagai penyeimbang / mitigasi pemerintahan Daerah Kabupaten Bandung.
A Sudrajat












