Bandung
jurnalpolisinasiinal com
Kebobokrokan dalam.pengelolaan kawasan pasar Baleedah pihak Kepala Upt menjadikan rutin permasalahan sampah yang tidak ada henti nya membikin gunung sampah
,ini jangan di anggap permasalahan sepele dampak pencemaran dari air lindir pemotongan ayam pedaging di wilayah dalam pasar baunya ke warga setempat
Kepala Upt pasar sering di kompirmasi baik.dari media maupun dari Rw22 wilayah setempat tapi tidak bisa berupaya selalu lempar ke Dlh kab Bandung ……..
Untuk selama ini permasalahan sampah pasar Baleedah turun tangan dari pihak media lsm,Rw,dan pihak lpm kelurahan bagian lingkungan dengan ide membikin portal untuk bisa menampung dana kebersihan se ridho nya Alhamdulilah terwujud bisa memberikan bantuan finansial saat pengangkutan ke TPA walapun dari hasil kumpulan tiap hari
Ini fakta para penggiat lingkungan yg dari dulu depan masuk ke pasar dari cikarees selalu jadi buangan sampah liar kini terlihat rapih
walaupun di dalamnya pasar masih semeraut belum.terangkut
Tim pemerhati lingkungan melihat jelas bahwa tiap hari 1petuagas sampah psar itu 6 roda x 5 petugas berati 30 roda / hari padahal selama ada portal sampah dari warga lebih banya dari pedagang pasar ….
Jadi kami mohon ke pihak kepala Upt psar Baleendah bila bikin surat itu harus dari turun tangan kelapangan biar tau jelas jangan asal di tulis di atas meja .pengakuan penarikan sampah sampai dua kali penarikan 6 tronton. padahal kapan pihak upt ada penarikan.dari pihak uptd .itu membihongi pimpinan untuk dipercaya
Untuk langkah selanjut nya kami dari pemerhati lingkungan akan menghadap Bapak Bupati Bandung untuk menyampaikan permasalahan ini agar ada titik temu nya pengelolaan yg benar tertib administrasi biar pasar Baleendah sesuai dengan nama endah terlihat bersih tidak kumuh dan bau menyengat *( ir.Herman sh)






