Jurnalpolisinasional.com, Kab Bandung- Tiga orang pelajar SMP yang asyik bermain di aliran Sungai Citarum dengan Asyiknya bermain dirakit tanpa di sadarinya suatu hal yang beresiko tanpa adanya pengwasan pemandu, insiden ini terjadi naasnya dari salah seorang pelajar yg menaiki rakit dan asyik berenang, bermain rakit di Curug aliran sungai Citarum saat melompat dari rakit ke arah pinggir sungai naasnya terseret aliran sungai sejauh 50 meter sampai korban tidak nampak dipermukaan air, Kamis (02/11/23) 12.30 WIB.
Kabar ini di terima oleh pihak WILKUM kurang- lebih pukul 16.30 WIB, setelah adanya laporan dari warga setempat dari pihak Posek Cipatat gk selang lama tiba di TKP melihat sikon juga yang tidak mungkin melanjutkan pencarian sebagian personil sudah ditarik kembali ke kantor polsek setempat karena adanya Sarpras yang memadai sementara sebagian stand by di leuwi Jurig Ciranjang Cianjur yang kemungkinan korban muncul disitu. Dalam selang waktu yang tidak memungkin juga untuk evakuasi seiring waktu jelang malam juga yang mengakibatkan kurangnya penerangan dari pihak Polsek untuk melanjutkan evakuasi besok pagi.
Sudah dua hari petugas gabungan yang melibatkan Polsek, Basarnas dan para relawan sampai saat ini dihari yang ke dua pencarian pada akhirnya berhasil menemukan korban yang sudah tidak bernyawa lagi.

Kepala Seksi Oprasi dan Siaga Kota Bandung Supriono setelah menerima laporan tersebut dari BPBD Kab Bandung Barat langsung memberangkatkan satu team rescue dari kantor SAR bandung pada pukul 20.05 WIB. Adapun team dilengkapi 1unit truk personil, 1set peralatan SAR air, 1set peralatan aqua eye, 1 set under water search devide, 1 set peralatan komunikasi 1 set peralatan medis APD personil.
Supriono membenarkan atas kejadianya yang menimpa tewasnya seorang pelajar yang terjadi pada kemarin hari.” Korban Rafi Feriano (13)th merupakan salah satu warga Kp. Preangan Kolot RT. 01 RW. 04 Ds. Mandalawangi Kec. Cipatat Kab. Bandung.” *** ( Priatna/ Suryana).






