Sambut Ramadhon, Wartawan Jurnal Polisi Nasional, Bandung Barat.

Jurnalpolisinasional.com – KBB – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Wartawan Jurnal Polisi (JPN) liputan Bandung Barat, Ridwan sekaligus Ketua Umum paguyuban Cililin Tempoe Duloe, Ridwan memberikan pesan mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat, Ridwan menekankan bahwa menyambut bulan suci tidak boleh hanya terjebak dalam aspek hegemoni atau perayaan seremonial semata.

Menurutnya, persiapan yang matang dan menyeluruh adalah kunci untuk meraih esensi Ramadhan yang sesungguhnya,
Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Persiapan Diri, Dalam keterangannya, Ridwan mengingatkan agar umat Muslim tidak kehilangan substansi di balik kemeriahan menyambut bulan puasa.

Menggaris bawahi tiga aspek utama yang harus disiapkan, “Menjaga kesehatan dan stamina agar ibadah berjalan optimal, Kesiapan batin dalam menghadapi ujian kesabaran dan pengendalian diri,   Membersihkan niat serta memperkuat koneksi dengan Sang Pencipta.

“Kesempatan bertemu kembali dengan bulan yang sangat mulia ini merupakan kenikmatan serta kebahagiaan luar biasa, Kita masih diberi “kesempatan emas” untuk melaksanakan perintah Allah dan kembali kepada kesadaran eksistensi kita sebagai hamba-Nya, atau memiliki arti hidup dalam kondisi yaqaẓah (kewaspadaan spiritual) setiap saat, di mana setiap nafas menjadi tasbīḥ, setiap detak jantung menjadi dzikir, dan setiap tindakan menjadi ‘ibadah.” ucapnya.

Ajakan bagi Rekan dan Masyarakat
Sebagai Wartawan di tingkat kabupaten, Ridwan mengajak seluruh masyarakat Bandung Barat, khususnya para awak media yang berada di negri tercinta ini, untuk menjadikan Ramadhan tahun ini lebih bermakna,
menghimbau agar momentum ini tidak lewat begitu saja, melainkan menjadi titik balik peningkatan kualitas diri.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat dan seluruh awak media liputan Bandung Barat, mari jadikan momentum Ramadhan tahun ini untuk mengingat dan memaknai dan kembali kepada ke kesadaran eksistensial diri,  Kita harus menyadari jati diri kita sebagai hamba Allah yang sempurna, yang memiliki tanggung jawab moral dan spiritual terhadap sesama dan lingkungan,” pungkasnya.

Selanjutnya Ridwan menyampaikan  Tiga Pesan Utama pertama, Aspek Persiapan dengan target pencapaian “Menghindari hegemoni budaya tanpa makna spiritual yang mendalam, kedua Syukur Eksistensial dengan target pencapaian “Menghargai kesempatan hidup sebagai nikmat terbesar untuk beribadah, ketiga Kesadaran Diri dengan target pencapaian

“Memperkuat identitas eksistensi manusia sebagai hamba Allah di tengah kesibukan duniawi

Ridwan menutup pernyataannya dengan harapan agar Ramadhan tahun ini membawa transformasi positif bagi karakter bangsa, khususnya bagi kemajuan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat, umum buat masyarakat Indonesia.**(Ridwan)**