jurnalpolisinasional.com.
Pelaksanaan Kegiatan ini dilakukan secara serentak oleh seluruh Anggota Polsek Kalipucang di bawah koordinasi Bpk. Kapolsek Kalipucang IPTU RIDWAN dan Polres Pangandaran guna menjamin kekhusyukan ibadah warga masyarakat selama bulan Suci Ramadan
Pada Hari ini JUM’AT Tanggal 27 Februari Januari 2026 jam 17:30 wib Sore Menjelang Malam S/d Selesai. Melaporkan Pelaksanaan kegiatan Rutin patroli dialogis dan pengamanan/(PAM), ngabuburit selama bulan Suci Ramadan (seperti yang dilakukan pada tahun 2026), difokuskan pada upaya preventif untuk menjaga ketertiban warga masyarakat (kamtibmas) menjelang waktu berbuka puasa.
Berikut ini adalah poin-poin yang paling utama pelaksanaannya.
1. Fokus dan Sasaran area titik Lokasi
Petugas menyasar titik-titik strategis yang menjadi pusat aktivitas warga masyarakat, antara lain (sbb).
Pusat-pusat Keramaian.
Alun-alun, pasar tumpah, pusat perbelanjaan, dan lokasi wisata kuliner takjil.
Jalur Rawan.
Jalan Raya protokol atau area titik Lokasi yang sering digunakan untuk aksi balap liar dan penggunaan petasan.
Titik-titik yang dianggap rawan Kemacetan.
Pengaturan lalu – lintas di area titik Lokasi yang padat pengunjung guna memastikan kelancaran arus kendaraan.
2. Waktu Pelaksanaan
Kegiatan patroli dialogis pada umumnya dimulai pada sore hari, sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 wib (menjelang azan Magrib), saat mobilitas warga masyarakat mencapai puncaknya.
3. Bentuk Pengamanan
Patroli Dialogis.
Petugas berinteraksi langsung dengan pedagang dan warga Masyarakat untuk menyampaikan imbauan dan edukasi keamanan.
Pendekatan Humanis.
Mengedukasi remaja agar tidak melakukan aktivitas berbahaya seperti perang sarung atau konvoi ugal-ugalan.
Monitoring Terpadu.
Melibatkan personel dari berbagai satuan, termasuk Polwan dan piket personil Bhabinkamtibmas, serta sering kali berkolaborasi dengan TNI dan pemerintah daerah.
4. Tujuan paling Utama
Mencegah tindakan kejahatan/Kriminalitas.
Mengantisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor) di tempat parkir dan keramaian.
Memberikan Rasa Aman.
Kehadiran fisik polisi yang berada di lapangan bertujuan agar warga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengaduan atau bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110 yang siaga 24 jam.
Berikut ini adalah detail pelaksanaannya.
1. Fokus Sasaran dan Lokasi
Pusat-pusat area Keramaian.
Petugas menyisir area yang menjadi pusat aktivitas warga masyarakat, seperti pasar takjil, jalan protokol, pusat perbelanjaan, dan alun-alun.
Titik yang dianggap Rawan.
Pengamanan difokuskan pada lokasi yang berpotensi menjadi tempat balap liar, penggunaan petasan, atau kerumunan remaja yang rawan gesekan.
Area Parkir.
Pemantauan intensif di kantong parkir untuk mencegah tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).
2. Teknis Pelaksanaan
Waktu Kegiatan.
Patroli biasanya dimulai sejak pukul 16.00 WIB hingga waktu berbuka puasa tiba.
Metode Patroli.
Menggunakan kendaraan bermotor (R2) untuk mobilitas tinggi di jalur-jalur sempit maupun padat, serta patroli statis (penjagaan) di titik rawan macet.
Pengaturan Lalu – Lintas.
Anggota membantu mengurai kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan warga masyarakat yang berburu hidangan berbuka.
3. Tindakan Preventif dan Edukasi
Himbauan Kamtibmas.
Memberikan pesan secara humanis agar masyarakat waspada terhadap barang bawaan dan mematuhi aturan lalu lintas.
Dialog Humanis.
- Berinteraksi langsung dengan pedagang dan pengunjung untuk menyerap informasi terkait situasi serta kondisi terkini tentang keamanan setempat.
Barli







