Jurnalpolisinasional.com
Garut Selatan, JP Nasional.com Senin 13/12/2021 Pembinaan dilaksanakan di Ruangan Polindes Desa Pamalayan kecamatan Cisewu Kabupaten Garut, Dalam rangka kegiatan Pembinaan, mewujudkan bintar TNI AD yang adaptif melalui kegiatan pembinaan maring mitra kartib diwilayah.
Guna mengoptimalkan deteksi dini cegah dini. Temu cepat dan lapor cepat bagi apkowil pembinaan jaring Mitra kartib.
Peta Jarak Jaring Teritorial Triwulan IV Tahun 2021 dibuka langsung oleh Kepala Desa Pamalayan, Drs H. Budi Rahmat, dihadiri oleh anggota TNI, atau Babinsa, Camat Cisewu,, serta perangkat Desa Pamalayan, dan Para tokoh Masyarakat,
Lanjutan ke Dua prakata dari Camat Kecamatan Cisewu, Heri SKP, Mengucapkan Selamat datang di acara pembinaan Peta Jarak Jaring ini, memang Cisewu seperti ini kondisi di Cisewu tidak panas, Memang daerah Cisewu adalah daerah pegunungan, tetapi lebih waspada terhadap bencana longsor, kejadian bencana alam tersebut sering terjadi khususnya wilayah pegunungan”. ungkap Heri SKP.
Lanjutan ke tiga, Pembinaan dari Koramil 1123/ Cisewu Kapten ARH, Edy Waryanto, Bahwa, Kegiatan ini merupakan program yang sudah dibuat oleh Komando Atas untuk pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Triwulan IV TA 2021. Saya yakin seluruh anggota sudah memahami cara pembinaan jaring dan cara mendapatkan mitra karib dan sudah berjalan diwilayah, manfaat jaring ter sangat banyak jadi mitra kita di wilayah, kalau kita tidak punya mitra, Kita tidak mendapatkan informasi, makanya kita harus mempunyai mitra karib di wilayah”. Koramil 1123/Cisewu.

“Saya sampaikan tugas dan tanggung jawab keamanan wilayah bukan hanya di pundak kita, tetapi juga di setiap komponen masyarakat untuk itu mari kita bersama sama menjaga secara maksimal agar tetap aman dan kondusif. Babinsa merupakan ujung tombak TNI, terutama harus memiliki kepekaan yang terhubung dengan jaring atau mitra karir nya masing masing sehingga tercipta deteksi dini, mencegah dini dan temu cepat lapor cepat agar terciptanya alat ruang dan kondisi juang yang tangguh” ungkap Kapten ARH, Edy Waryanto.
“Sesuai dengan ST Babinsa harus mempunyai 20 mitra karib, sekarang ini satu Desa di bina 1 Babinsa, ada juga yang 2 Babinsa bahkan satu Babinsa memegang 3 Desa, itu adalah salah satu wujud sinergi TNI AD dengan masyarakat, dengan menjaga silaturahmi berupa kegiatan pembinaan peta jarak teritorial.
Tujuan dari kegiatan ini yaitu terwujudnya kerjasama yang harmonis, mempererat tali silaturahmi bersama masyarakat, terbentuknya sikap kesetiakawanan memberikan informasi secara continue segala perkembangan di wilayah, terdatanya kondisi sosial masyarakat yang akurat guna mengambil keputusan bila terjadi gangguan atau konflik sosial di wilayah”. Kapten ARH, Edy Waryanto.
(Alit Sutardi , Daningsih)






