KBB-Jurnalpolisinasional.com
Niat baik kepala Desa untuk membangun desanya tidak selamanya mulus, seperti kejadian yang dialami para kepala desa dikecamatan Cililin Kabupaten Bandung barat.
“Resah Para kepala Desa mengeluhkan, adanya seseorang ” Iwan p, mengaku jaksa dari kejaksaan tinggi ( kejati ) Jawa barat.

Berawal mula kedatangan “Iwan p, mengaku Jaksa dari kejaksaan tinggi Jawa Barat datang dan menawarkan beberapa program kegiatan salah satunya pembangunan Jalan penghubung Desa, secara kebetulan jalan penghubung sudah rusak maka kami pun setuju.
“Setelah adanya pembicaraan dan ada kesepakatan akhirnya Iwan p, memberikan no rekening dan meminta sejumlah uang untuk biaya operasional dan kami pun memberikan uang tersebut, awalnya kami percaya karena Iwan p, ini mengaku dari kejaksaan Tinggi Jawa barat, Selang beberapa hari kami juga mendengar para kepala desa yang lain ditawari juga program itu dan sampai saat ini tidak ada kabar dan tidak terbukti sama sekali.” ujarnya.
Pengurus ASSOSIASI PEMERINTAHAN DESA INDONESIA (APDESI) Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat Tedi juga membenarkan kejadian tersebut
“Untuk dikecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat ada tiga desa yang kena tipu oleh Iwan p, itu,” ujarnya.
“Tambahnya, Pengurus Desa perlu waspada dalam menjalankan pemerintahan Desa, terutama bertemu dengan orang yang baru dikenal, kepada seluruh kepala Desa yang berada d Kabupaten Bandung Barat kususnya kecamatan Cililin, Mengenai program kerja pembangunan Desa yaitu melalui musyawarah perencanaan pembangunan ( Musrembang ) yang dituangkan dalam APBDES.
Selanjunya Pengurus APDESI kecamatan Cililin, melihat maraknya kejadian ini mengharap pihak aparat kepolisian segera mengamankan pelaku, mohon kepada pihak APH untuk menangkap oknum tersebut dikarnakan membuat resah para kepala Desa sekabupaten Bandung Barat” ujarnya. ( Herman. SH )












