Jurnalpolisinasional.com – KBB – Cililin, Bupati Bandung Barat(KBB), Jeje Ritchie Ismail, turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin pada Selasa (19/5/2026).
Inspeksi ini dilakukan sebagai respons atas banyaknya masukan dan keluhan masyarakat yang disampaikan melalui komunikasi resmi pemerintah daerah, mulai dari akun Instagram hingga nomor WhatsApp Bupati.
Dalam kegiatan tersebut, Jeje meninjau berbagai fasilitas pelayanan, mulai dari ruang pendaftaran, ruang rawat jalan, hingga ruang perawatan, sekaligus menyapa warga yang sedang menunggu atau menjalani pengobatan. Ia ingin memastikan apa yang disampaikan masyarakat sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Harus dipastikan pelayanannya berjalan baik karena saat ini kita fokus melakukan pembenahan pelayanan publik di seluruh instansi, termasuk rumah sakit daerah,” ujarnya
Ia mengakui, banyak laporan masuk yang menyatakan pelayanan di RSUD Cililin belum berjalan maksimal. Oleh sebab itu, kehadirannya kali ini bertujuan memberikan pengarahan langsung agar seluruh jajaran segera berbenah.
“Saya hadir di sini untuk memberikan pengarahan karena banyak sekali masukan-masukan dari masyarakat terkait pelayanan yang belum maksimal. Ini harus kita dengar dan kita perbaiki bersama,” tambahnya.
Dari berbagai laporan yang diterima, dua keluhan utama yang paling sering disampaikan masyarakat adalah lamanya waktu tunggu dan kurangnya fasilitas penunjang. Banyak pasien mengeluhkan harus menunggu lama karena keterbatasan ruangan, serta kendala manajemen internal yang belum berjalan efektif.
“Banyak pasien menunggu karena kekurangan ruangan, terus juga ada permasalahan di manajemen internal. Nanti kita akan bereskan semua itu, karena prinsip kita pelayanan kepada masyarakat harus mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit,” tegasnya
Selain masalah teknis dan fasilitas, hal lain yang menjadi sorotan utama adalah sikap dan keramahan para petugas. Masukan masyarakat menyebutkan masih ada petugas yang kurang ramah, kurang sopan, dan tidak menyapa dengan senyum saat melayani warga. Ucapnya.
“Banyak yang menyampaikan pelayanan kurang senyum, kurang ramah, kurang sopan. Hal ini sama seperti yang juga kami temukan di Mal Pelayanan Publik. Ini harus segera kita evaluasi. Saya yakin banyak petugas yang mau bekerja dengan sepenuh hati dan semangat melayani masyarakat, jadi budaya ini harus dibangun kembali,” ucapnya.
Bupati Bandung Barat(KBB), Jeje memberikan tenggat waktu yang tegas. Seluruh jajaran manajemen dan pegawai RSUD Cililin diberi waktu satu bulan penuh untuk membenahi segala kekurangan yang ada. Setelah batas waktu itu berakhir, akan dilakukan evaluasi menyeluruh.
kami kasih waktu sebulan untuk seluruh jajaran mengevaluasi dan membenahi hal-hal yang perlu diperhatikan, “Jika dalam waktu tersebut tidak ada perbaikan yang berarti, siap-siap menerima sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” Tegasnya. **Yogi












