Fihak Terlapor Sambangi Rumah Korban

Jurnal polisi nasional.com

Buntut kasus pengeroyokan yang dialami oleh AS seorang yang berprofesi sebagai Wartawan cetak dan Online Media JPN dengan tempat kejadian di Kp. Ciseureuh Desa Cimaragang Cidaun Cianjur.

Fihak terlapor yang merupakan salah satu Ketua RW Desa Cimaragang yang didampingi oleh ketua BPD beserta Kepala Desa Cimaragang.
Kamis 25/08/2022 mendatangi rumah Korban yang saat itu sengaja pulang dari Bandung untuk memenuhi desakan serta i,tikad baik dari fihak terlapor.
Namun pada pertemuan saat itu belum ada keputusan sehingga diteruskan pada pagi hari Jum,at 26/08/2022.

Dalam musyawarah tersebut fihak terlapor menjanjikan untuk memberikan biaya pengganti pengobatan korban sebesar 2 Sampai 3 juta Rupiah, melalui ketua RW yang juga terlapor, asalkan fihak korban memaafkan serta mencabut perkara yang telah dilaporkan ke fihak Kepolisian Resort Cianjur.

setelah perkara tersebut hampir 3 bulan berjalan dan fihak terlapor telah dipanggil penyidik Aparat Penegak Hukum.

Dengan hal tersebut fihak serta keluarga pelapor merasa tersinggung dengan sikap yang dianggap merendahkan martabat fihak korban.
Ujar keluarga korban

Kejadian tersebut menimbulkan Pro serta Kontra dari masyarakat karena korban yang merupakan penduduk Kp. Pamalayan Desa Cikarang Cisewu Garut, sedangkan para pelaku dugaan penculikan dan pengeroyokan adalah merupakan penduduk Kp. Ciseureuh Cimaragang Cianjur yang hanya dibatasi oleh Sungai Cilaki.
Sehingga kejadian tersebut bukan tak mungkin akan menimbulkan perseteruan/ konflik antar kampung (Wilayah ) menurut penduduk warga Cikarang, kalau masalah tersebut tidak segera ada titik temu dengan cara musyawarah atau melalui jalur hukum. ucapnya.
Menurut keterangan warga, tokoh masyarakat Kp. Pamalayan Desa Cikarang yang tidak kami sebutkan namanya,
ada dugaan pengerahan massa oleh oknum pejabat pemerintahan Desa dalam kejadian tersebut karena menyaksikan ada arahan atau pengancaman terhadap korban untuk tidak memasuki wilayahnya, sebelum kejadian penjemputan serta pengeroyokan terjadi.
Jelasnya dan siap untuk bersaksi apabila diperlukan. (Red JPN )