
Bandung Barat, jurnalpolisinasional.com
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mulai memperketat kesiapan menghadapi lonjakan wisatawan pada libur panjang Idul Adha yang diperkirakan berlangsung padat di kawasan Lembang dan sekitarnya.
Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian dan dinas terkait memperiapkan langkah antisipasi mulai dari rekayasa lalu lintas hingga penguatan pengamanan di titik-titik wisata.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menyampaikan, pihaknya turun langsung melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi wisata dan jalur utama menuju Lembang untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi peningkatan arus pengunjung selama libur panjang.
“Hari ini saya meninjau langsung kesiapan di lapangan, termasuk jalur-jalur menuju wisata di kawasan Lembang. Saya juga mengunjungi beberapa destinasi untuk melihat kesiapan mereka menghadapi libur Idul Adha,” ungkap Jeje di sela kunjungannya, Senin petang, 25 Mei 2026.
Sehubungan adanya long weekend pada pekan ini, ia mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Cimahi terkait kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas mengingat potensi kepadatan kendaraan yang diprediksi meningkat signifikan selama periode libur panjang.
“Sudah kami koordinasikan dengan Polres Cimahi, termasuk kemungkinan rekayasa lalu lintas karena diperkirakan akan sangat padat,” katanya.
Selain kepolisian, ia menuturkan, pihaknya juga melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) serta Satpol PP KBB untuk memperkuat pengamanan dan kelancaran arus wisata. Langkah ini diambil agar aktivitas wisata tetap berjalan tertib di tengah potensi lonjakan pengunjung.
“Saya juga sudah koordinasi dengan Dishub dan Satpol PP untuk pengamanan, supaya wisatawan bisa berlibur dengan tenang dan lancar,” ujarnya.
Diperkirakan Jeje, adanya peningkatan jumlah wisatawan pada libur panjang kali ini, terlebih periode libur kali ini berlangsung cukup panjang dari pertengahan pekan hingga akhir pekan.
“Sepertinya akan ada peningkatan pengunjung, karena liburnya cukup panjang. Harapan kami tentu ini berdampak baik bagi Bandung Barat, mengingat banyak destinasi wisata favorit di sini,” ucapnya.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Lembang Park & Zoo. Dalam kunjungannya, pihaknya melihat langsung kesiapan pengelola yang telah menambah personel serta menerapkan rekayasa arus masuk dan keluar untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
“Mereka sudah menambah personel karena memang diprediksi ada lonjakan. Termasuk pengaturan pintu masuk dan keluar agar lebih tertib,” ujarnya.
Meski demikian, ia menuturkan, potensi kerawanan di jalur wisata, termasuk risiko bencana alam seperti longsor harus tetap diantisipasi meski tidak dapat diprediksi secara pasti.
“Kalau bencana memang tidak bisa diprediksi, tapi kewaspadaan tetap harus dijaga. Kami fokus pada pengamanan jalur utama,” terangnya.
Diakui Jeje, terdapat beberapa titik rawan longsor yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Karena itu, ia telah menginstruksikan dinas terkait untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan dalam rangka mitigasi dini.
“Sudah saya minta dinas terkait untuk terus berkoordinasi dengan desa dan kecamatan, supaya kalau ada kejadian bisa cepat diantisipasi,” tegasnya.[]”
Team
Redaksi






