KAB.CIAMIS | JURNAL POLISI NASIONAL | Beberapa KPM di Kecamatan pamarican Kabupaten Ciamis Jawa barat menyayangkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode Januari, Februari dan Maret tahun 2022 yang di salurkan melalui kantor pos ternyata tidak bisa dicairkan.
Salah satu dari seorang penerima KPM Samingan, warga dusun Karangcengek, RT, 21/RW 06 ,Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican ,Kabupaten Ciamis, Jawa barat.
Samingan menerangkan pada saat proses penyaluran,samingan sedang tidak ada di kampungnya melainkan sedang berada di kota Semarang.
“Saat proses pengambilan di kantor pos, kebetulan saya sedang berada di kota Semarang, jadi saya tidak langsung bisa mencairkan, kemudian saya melakukan komunikasi dengan kepala dusun (Kadus) terkait teknis pencairan program tersebut” ungkap Samingan.
Setelah di temui , kepala dusun menerangkan bahwa pencairan tersebut tidak bisa diwakilkan dan harus langsung oleh yang bersangkutan.(21/03/2022
Penerima KPM(samingan) menambahkan, sesudah mendapat penjelasan dari kepala dusun, penerima KPM terpaksa pulang dan kemudian mendatangi kantor pos Pamarican.
“Saya juga terpaksa menyempatkan untuk pulang, dan Allhamdulilah sampai pada hari Sabtu (19/3/2022), kemudian pada hari Senin (20/3/22) saya mendatangi kantor pos Pamarican, yang bertujuan untuk mencairkan dana BPNT. Tapi ternyata sedatangnya di kantor pos sayapun merasa kaget,karena ucap kepala kantor posnya ,ma’af saat ini kantor pos sudah tidak bisa lagi mencairkan karena sudah tutup terhitung sejak tgl: (19/32022)”, ungkap Samingan kepada pihak media.
Mendengarkan penjelasan dari pihak Pos bahwa saat ini sudah tidak bisa dicairkan, Samingan pun merasa sangat kecewa sekali karena sudah beusaha untuk pulang kampung dari kota untuk mencairkan di kantor pos ternyata hasilnya nihil.
“Padahal sudah berupaya untuk pulang kampung jauh jauh dari Semarang datang ke kampung halaman untuk sekedar mencairkan bantuan tersebut” ucapnya sambil kesal.
Sementara itu kepala kantor pos cabang Pamarican, Darsono mengungkapkan, untuk penyaluran BPNT tahun 2022 periode bulan Januari, Februari dan Maret, ada 295 KPM yang gagal cair, dikarenakan banyaknya KPM yang sedang berada di luar kota, termasuk ada juga KPM yang sudah meninggal” terangnya..
Selanjutnya Darsono dari pihak pos, dalam hal ini pihaknya hanya melaksanakan perintah dari satgas sosial PT. Pos kota Banjar, bahwa penyaluran bagi KPM yang berada di luar kota, penyalurannya dipercepat hingga hari Sabtu (19/3/22).
Dari pihak pos darsonopun menambahkan, bagi KPM yang tidak dapat mencairkan uangnya akan di kembalikan ke kas negara.
KABIRIO CIAMIS-jurnal polisi nasional
Bantuan Pangan Non Tunai Tidak Bisa di Cairkan






