CIMAHI,|| jurnalpolisinasional com- Pergantian pucuk pimpinan di Polres Cimahi menjadi momentum baru untuk memperkuat pelayanan publik yang humanis dan lebih dekat dengan masyarakat.
Jabatan Kapolres Cimahi kini resmi diemban AKBP Endy Desianto, S.E., S.I.K.,M.Pd. Ia dilantik dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Hengki, S.I.K., M.H. di Mapolda Jabar, Rabu (21/10/2026). AKBP Endy menggantikan AKBP Moh. Faruk Rozi yang mendapat amanah tugas baru di Bareskrim Polri.
Dalam silaturahmi perdananya bersama insan pers dan masyarakat pada Sabtu (24/10/2026), AKBP Endy menegaskan komitmennya untuk membangun kultur pelayanan Polri yang terbuka, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Baginya, tugas kepolisian tidak berhenti pada penegakan hukum saja. Polisi harus hadir sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam menyelesaikan persoalan kamtibmas di lingkungannya.
USUNG SEMANGAT POLISI BERSAMA MASYARAKAT
AKBP Endy membawa semangat Polisi Bersama Masyarakat sebagai landasan kerja seluruh jajaran Polres Cimahi. Melalui semangat ini, ia ingin mendorong keberanian warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, hingga informasi terkait keamanan.
Menurutnya, keamanan yang kondusif hanya bisa terwujud melalui kolaborasi. Tidak bisa hanya mengandalkan Polri, tetapi membutuhkan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers, dan seluruh elemen warga.
Sebagai wujud komitmen, ia bersama jajaran akan turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi dan melihat secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.
RESPON CEPAT ADUAN WARGA LEWAT 110
Untuk mempermudah akses pelayanan, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk melapor kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi.
AKBP Endy menekankan, pelayanan yang baik harus dibuktikan dengan tindak lanjut yang serius, respons yang cepat dan tepat, serta sikap personel yang profesional dan humanis.
TANTANGAN WILAYAH HUKUM YANG LUAS
Wilayah hukum Polres Cimahi sendiri cukup luas, meliputi Kota Cimahi, sebagian besar Kabupaten Bandung Barat, dan Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung. Cakupan yang luas ini tentu menjadi tantangan tersendiri dan membutuhkan koordinasi lintas sektor yang kuat serta partisipasi aktif masyarakat.
Informasi dari warga menjadi kunci penting untuk deteksi dini potensi gangguan keamanan.
JADIKAN MEDIA MITRA PEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK
Selain masyarakat, AKBP Endy juga memberikan perhatian khusus pada sinergi dengan media. Ia menilai media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi, edukasi publik, dan fungsi kontrol sosial yang bertanggung jawab.
Keterbukaan dan komunikasi dua arah antara kepolisian dan media diharapkan mampu melahirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga kepercayaan publik terhadap Polri semakin kuat.
Masyarakat kini menaruh harapan besar agar komitmen pelayanan humanis yang disampaikan Kapolres baru tidak hanya menjadi pernyataan, tetapi benar-benar terwujud dalam kinerja nyata, kemudahan pengaduan, serta penanganan laporan yang transparan dan akuntabel di wilayah Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Margaasih.
( Ir Herman sh)






