jurnalpolisinasional.com
Musibah yang dialami Ato Sunarto sebuah keluarga yang berprofesi sebagai buruh tani penduduk kp. Mekarsari RT.03/10 Desa Tribaktimulya Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung.
Beliau mendiami sebuah rumah yang disewa dari warga setempat.
Terletak dilokasi di bawah bukit / tebing tanah lahan pertanian warga yang merengut nyawa kedua anaknya.
Minggu 01 Februari 2026
Intensitas Curah hujan yang tidak terprediksi mengakibatkan longsornya material tanah yang merobohkan tembok dapur yang roboh dan menimpa kedua anaknya hingga meninggal dunia.
sekitar pukul 14.00 WIB.
Kejadian tersebut mendapatkan respons cepat dari Dinas BPBD, Dinsos eerta lembaga terkait beserta pemerintahan Muspika Kecamatan Pangalengan serta Bupati Bandung Dadang Supriatna yang setelah kejadian bergerak cepat meninjau lokasi kejadian hari itu juga.
Bupati Bandung yang familier disebut Kang DS, menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat yang terdampak atas musibah tersebut.
Beliau berjanji akan segera membuatkan rumah tinggal untuk korban serta akan memberikan kompensasi selama musim hujan untuk 3 bulan kedepan bagi warga yang terdampak.
untuk menghindari serta antisipasi kejadian yang mengancam keselamatan warga , sebagai langkah antisipatif selama musim hujan kepada warga yang rumah tinggalnya terletak di lereng bukit tersebut.
Keterangan diperoleh atas keterangan Kepala Desa Tribaltimulya Cahya Sukmana S.Pd
Kepala Desa Tribaktimulya menghimbau kepada warganya, untuk lebih teliti dalam memilih lahan rumah / asesment yang aman dan tidak berisiko terhadap keamanan serta keselamatan.
yang layak menjadi rumah tinggal.
tegasnya
Ajat Sudrajat






