Gelar Aksi Donor Darah, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut Masyarakat Antusiasme Melebihi Ekspektasi

Garut Selatan, Jurnalpolisinasional.com, Gelar Aksi Donor Darah, Dikecamatan Cisewu Kabupaten Garut, disambut Antusiasme Masyarakat serta Melebihi Ekspektasi
Share: Facebook Twitter Whatsapp Print Email
Gelar Aksi Donor Darah, Antusiasme Melebihi Ekspektasi
Kecamatan Cisewu – menggelar aksi Donor Darah. Kegiatan ini sebagai salah satu rangkaian Action Plan dalam rangka optimalisasi branding image KPKNL Garut dalam pembentukan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Cisewu pada Hari Selasa 18 Juli 2023, kegiatan ini bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Garut serta melibatkan Puskesmas Kecamatan Cisewu.

Dalam acara ini, setidaknya lebih dari 150 pendaftar yang ingin mendonorkan darahnya. Jumlah ini melampaui jumlah pada saat dilakukan pendataan awal calon pendonor. Setelah melalui tahap awal yaitu cek kesehatan oleh dokter yang bertugas, dengan sangat terpaksa ada beberapa pendaftar yang kecewa. Beberapa pendaftar gagal dan tidak dapat melanjutkan donor darah karena tidak memenuhi kriteria dan persyaratan secara medis. Penyebab gagalnya tersebut antara lain dikarenakan kadar hemoglobin (Hb) kurang, tekanan darah tinggi, mengkonsumsi antibiotik dalam kurun waktu satu minggu sebelum donor darah, dan baru melaksanakan vaksin.

Persyaratan dasar untuk ikut serta dalam kegiatan donor darah adalah pendonor berusia 17 hingga 70 tahun. Berat badan minimal adalah 45 kg dengan tekanan darah sistole di bawah 180 dan diastole di bawah 100, untuk orang dengan tekanan darah yang cenderung tinggi. Sementara, orang dengan tekanan darah rendah, tekanan darah sistole/diastole yang dianggap aman adalah 90/50. Pendonor juga sebaiknya memiliki kadar hemoglobin sekitar 12,5-17 g/dL, dan tidak lebih dari 20 g/dL.

Disamping hal di atas telah dipenuhi, syarat lainnya yaitu memiliki tubuh sehat secara jasmani. Hal ini penting mengingat darah pendonor akan masuk ke dalam tubuh seseorang.

Para peserta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini terdiri dari para perangkat Kecamatan, perangkat Desa, serta dinas lainnya pada stakeholder yang berasal dari Satuan Kerja. Beberapa dari peserta sudah terbiasa mendonorkan darahnya dan bahkan terdaftar menjadi pendonor tetap.

Saya sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan (donor darah) ini,” ujar Jajang Rohana (jaro), pendonor yang merupakan ketua Pemuda Pancasila (PP) pada Tingkat Kecamatan Cisewu. Menurutnya, ia telah rutin melakukan donor darah setiap kegiatan Donor Darah yang Berbeda diwilayah kecamatan Cisewu, sekarang kecewa karena gagal melakukan donor darah disebabkan tidak lolos tes medis HB kurang setabil karena akibat kurang tidur. Ungkapnya”

Aksi donor darah ini juga mendapatkan apresiasi positif dari petugas UTD PMI Kota Garut. Disampaikannya bahwa donor darah sudah beberapa kali ini (di KPKNL di Kecamatan Cisewu) diistilahkan dengan ‘panen’. Hal ini karena banyaknya pendonor yang bergolongan darah AB. Biasanya, jarang sekali dalam satu kegiatan mendapatkan pendonor dengan golongan darah AB yang banyak. Diharapkan, kedepannya kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin. pungkasnya,

tag, Alis Sutardi