Bandung,jurnalpolisinasional.com
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengerahkan sebanyak 998 personel untuk mengawal dan mengamankan seluruh rangkaian perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di wilayah hukum Kota Bandung. Penebalan pasukan ini difokuskan mulai dari pengamanan malam takbiran hingga pelaksanaan ibadah salat Iduladha di ratusan lokasi.

Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, menjelaskan bahwa pengerahan ratusan personel tersebut bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memastikan kelancaran arus lalu lintas selama momen hari raya berlangsung.

“Sebanyak 998 personel kami kerahkan untuk pengamanan malam takbiran dan pelaksanaan salat Iduladha di wilayah Kota Bandung,” ujar Kabag Ops Polrestabes Bandung dalam keterangannya, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia menguraikan, untuk ploting pengamanan malam takbiran, polisi memfokuskan penjagaan di 11 titik krusial yang dinilai rawan menjadi jalur aktivitas takbir keliling. Pihak kepolisian menegaskan larangan adanya kegiatan takbir keliling yang menggunakan kendaraan bermotor di jalan-jalan protokol Kota Bandung demi menjaga ketertiban umum dan keselamatan para pengguna jalan.

“Kami mengimbau keras kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan takbir keliling di jalan raya. Kegiatan takbiran sebaiknya dilaksanakan secara khusyuk di dalam masjid atau di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” imbaunya.

Selain mengawal situasi malam takbiran, personel Polrestabes Bandung beserta jajaran Polsek juga akan disebar ke lokasi-lokasi pusat pelaksanaan salat Iduladha pada esok hari. Berdasarkan data pemetaan kepolisian, tercatat ada sebanyak 591 titik lapangan terbuka dan 1.843 masjid di seluruh pelosok Kota Bandung yang akan digunakan masyarakat untuk menggelar salat Id.

Pihak kepolisian memastikan akan mengintensifkan patroli berkala serta rekayasa pengaturan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama dan area sekitar tempat ibadah. Langkah ini menjadi prioritas mengingat libur Iduladha kali ini berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 27 Mei 2026 sebagai hari libur nasional dan tanggal 28 Mei 2026 sebagai agenda cuti bersama, yang diprediksi akan memicu lonjakan mobilitas masyarakat maupun wisatawan di Kota Bandung.”

PRIATNA
Redaksi.