jurnalpolisinasional.com
Madrasah Ibtidaiyyah ( MI ) yang berada di Desa Karyamukti Kec Banjar anyar Kab Ci amis.
Yang mendapatkan kunjungan awak Media dalam ikut serta mensosialisasikan Program Nasional dalam pencegahan Pandemik Covid 19. yang saat ini belum di nyatakan hilang, bahkan keputusan Pemerintah Pusat pun masih belum dicabut dengan berbagai pertimbangan serta waktu yang belum ditentukan,
Namun pada kenyataannya masih banyak terlihat langsung di lapangan yang masih abai dalam menerapkan Prokes dalam aktifitasnya. Salah satunya Memakai Masker dan Mencuci tangan pakai sabun dalam mensosialisasikan 5 M 1 T diarea kegiatan/ KBM ditiap sekolah atau perkantoran.
Melihat pemandangan langsung ditemukan Guru dan murid yg sedang membereskan buku yang kesemuanya tidak menerapkan prokes , berikut guru pengajar yang ada serta di dalam kantor pun sama, padahal mereka mungkin sudah tahu bahwa kegiatan belajar mengajar tatap muka hampir baru saja boleh dilaksanakan dengan salah satu syarat hanya sebagian serta mematuhi prokes.karena Wabah Covid 19 belum musnah alias masih ada di bumi ini.
(Hs ) Salah seorang guru pengajar Kelas 6 di sekolah tersebut saat di konfirmasi langsung oleh tim Media, kelihatan gugup serta tidak mau memberikan keterangan dengan kejadian tersebut, beliau hanya mengangguk ngangguk sambil pegang Handphone nya.
Ruswanto M.Pdi Kepala Sekolah menjelaskan saat dikonfirmasi lewat selulernya bahwa biasanya suka pada pake masker, tapi untuk kali ini beliau tidak mengetahui kenapa bisa seperti itu anak didiknya sampai pada tidak memakai masker
sedangkan terkait para guru yang masker KS beralibi habis pada makan dan meroko”.
Alasan yang terlontar sedikit menyalahkan murid dan guru.
Dalam hal ini kami berharap kepada fihak terkait ,penilik Depag /Kemenag atau intansi terkait agar hal tersebut menjadi perhatian serta dapat ditindak tegas.
Tim Priangan.
