Merasa Didzolimi, Jemaah Minta Kemenag Kota Bandung Tinjau Kelayakan KBIH Baiturrahman

Jurnal polisi nasional.com

Makkah, Karena di dzolimi seorang jemaah haji asal kota Bandung minta Kemenag untuk meninjau keberadaan dan ijin pemberangkatan Haji dan umrah KBIH Baiturrahman.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang jemah Haji Asal Kota Bandung AH, Jumat (29/7/2022) kepada awak media melalui telepon selulernya bahwa pada hari Selasa 26 Juli 2022 pagi sekitar pkl 8 WAS (Waktu Arab Saudi) ketika dirinya menyampaikan mau pindah kamar kepada Kepala Rombongan (Karom) Djoko Purnomo karena tidak nyaman atas perilaku seorang jemaah berinisial UI.

Singkatnya, saat itu Karom menghungi pembimbing haji kami dari KBIH Baturahman setelah itu dirinya diajak oleh Karom ke Aula yang pergunakan sebagai Masjid MZ di tempat pemondokan yakni Tharawat Al Khalil Hotel kawasan Misfalah Makkah.

“Saat saya dan Karom sampai di Masjid MZ itu sudah ada Ustadz Rifat dan Ketua Kloter Riyadi dari Kemenag Kota Bandung dari pertemuan itu saya mau nginep di hotel lain, tapi akhirnya atas saran Karom diusulkan pindah kamar. Setelah itu Ul bergeser ke kamar 404 dan dari situ bergeser ke kamar 332” ungkapya

Besoknya hari Rabu 27 Juli 2022 lanjut dia. Ustadz Rifat datang ke kamar saya mengajak ke kamar 431 beliau minta saya lslah saja dengan Ul.

“Saya diminta saling memaafkan. “Saya bilang di dunia iya, tapi di akherat urusan Allah, meskipun begitu tolong do’ain saya agar untuk akherat juga saya ikhlas,” jelas AH.

Namun, bukannya mengaminkan, tapi ustadz Rifat malah merangkul dan membacakan ayat-ayat Rukiyah serta meniupkan ke wajah dan badan saya berkali-kali, ucap AH.

“Waktu itu, saya spontan membaca innalillahi rojiun dan hasbunallah wanikmal wakil, nikmalmaula wanikmannasir berkali-kali dan saat itu disamping saya ada isteri saya bilang sabar,” kata AH menuturkan.

Dikatakan AH, pada hari Kamis 28 Juli dirinya lapor ke Kepala Kloter sebagai utusan Kemenag Kota Bandung H. Riady dan H. Hanan keduanya mengusulkan untuk ditutup atau tidaknya KBIH Baiturahman dalam memberangkatkan haji dan umroh silakan ajukan ke Kasi Haji di Kemenag Kota Bandung, terangnya.

“Saya berharap semoga kesewenang-wenangan perlakuan Pembimbing KBIH Baiturahman Kota Bandung Ustadz Rifat tidak terulang kepada jemaah-jemaah haji lainnya. Karena pembimbing adalah penengah bukan memihak apalagi me-Ruqyah jemaah tanpa ijin dari yang di Ruqyahnya”. (Levi)