BEKASI, jurnalpolisinasional com
Keluarga besar PT PNM, rekan kerja, jajaran direksi/manajemen, serta kerabat terdekat terus berdatangan menyampaikan belasungkawa dan doa di rumah duka Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani / PNM periode 2018–2026, Arief Mulyadi yang disemayamkan di rumah Jalan Kakatua I Blok D4 Nomor 3A, RT.002/RW.002, Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Berdasarkan pantauan Katafakta, sekitar pukul 14.00 WIB dilokasi rumah duka, para pelayat yang bukan saja dari kalangan manajemen PNM, namun juga dari kalangan usaha, tetangga, sanak saudara maupun dari purnakaryawan PNM.
Selain Direktur Utama PNM Kindaris, tampak terlihat pelayat dari kalangan pejabat Ketua BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Direksi Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) serta dari kalangan pengusaha lainnya.
“Beliau orang baik, malah dalam sakitnya, beliau seolah-olah tidak merasakan apa yang sedang dirasakan (sakit). Malah sempat beliau ngajakin ngopi (ketemuan). Saya punya kenangan tersendiri dengan beliau,” ungkap salah seorang pelayat rekan dekat almarhum ditemuin di Masjid Baitul Jabbar.
Usai disholatkan di Masjid Baitul Jabbar, sekitar pukul 17.00 WIB jenazah Arief Mulyadi langsung dibawa ke Pemakaman di Taman Pemakaman Umum (TPU) Malaka 1 di Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Saat prosesi pemakaman, isak tangis istri beserta empat (4) orang anak almarhum turut membawa suasana duka yang sangat mendalam.
Seperti diketahui, Arief Mulyadi meninggal dunia pada Selasa, 27 Oktober 2026, pukul 11.23 WIB. Sebelum dimakamkan, almarhum disholatkan di Masjid Baitul Jabbaar dekat kediaman almarhum. Selanjutnya almarhum dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Malaka 1 di Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Arief menapaki berbagai jenjang jabatan hingga memperoleh tanggung jawab yang lebih besar. Pada 2013, ia menjabat sebagai Executive Vice President Pengembangan Kapasitas Usaha dan Riset. Sebelum memimpin perusahaan, Arief juga pernah mengemban tugas sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PNM. Kemudian, pada 2018, ia dipercaya menjadi Direktur Utama. Perjalanan dari posisi lapangan hingga pucuk pimpinan memperlihatkan luasnya pengalaman yang ia kumpulkan selama berkarier di perusahaan tersebut.
Perjalanan karier Arief Mulyadi menjadi salah satu bagian penting dalam kiprahnya di industri pembiayaan dan pemberdayaan usaha kecil. Ia bergabung dengan PNM pada 1999 sebagai Account Officer (AO) lapangan. Posisi tersebut memberinya kesempatan untuk mengenal secara langsung kebutuhan pelaku usaha kecil dan masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan.
Selama menjabat sebagai Direktur Utama, Arief Mulyadi berada di jajaran pimpinan yang mengawal pengembangan program pemberdayaan PNM, termasuk Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
