jurnalpolisinasional com Kab. Bandung Perencanaan pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Ciparay untuk RKPD Tahun 2023 digelar Rabu 9/02/2022 di Aula Kecamatan Ciparay .
Musyawarah tersebut dihadiri oleh Delegasi SKPD Kabupaten Bandung, Muspika Kecamatan Ciparay , para Kepala Desa, serta undangan lainnya, turut hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dapil setempat.
Kegiatan Musrenbang tahun ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Masa Pandemi ini membuat kegiatan ini harus lebih ringkas, baik dari waktu maupun pemaparan materi sesuai Protokol Kesehatan.
Musrenbang merupakan agenda tahunan dimana warga saling bertemu untuk mendiskusikan masalah yang mereka hadapi dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek.
Ketika prioritas telah tersusun, kemudian diusulkan kepada pemerintah di level yang lebih tinggi, usulan masyarakat dikategorikan berdasar urusan dan alokasi anggaran,. seusai agenda H Yayat Sumirat SH” Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dapil 6 Dari fraksi PDI Perjuangan” mewakili anggota DPRD lainnya, saat diwawancarai awak media ‘ JPN mengatakan “Dari hasil Musren tersebut ada penurunan pagu yang sangat signifikan tapi kami sangat memahami karena kemampuan APBD sangat terbatas dan semua usulan SKPD termasuk usulan Desa harus mencukupi. Sementara untuk anggaran pagu indikatif yang ada sebesar 6 Miliyar dua ratus tiga puluh juta lebih ,dibagi 14 Desa, juga kami sudah musyawarah dengan para Kepala Desa mengenai kouta melalui E-Pokir, jadi nanti para Kepala Desa akan menyampaikan aspirasinya terkait usulan – usulan pembangunan disetiap desa masing – masing sesuai dengan kemampuan E- Pokir.Mudah- mudahan ini salahsatu bagian untuk mendorong pembangunan disetiap Desa” jelasnya” H Yayat Sumirat SH. Menambahkan sementara untuk prioritas terfokus pada pemulihan ekonomi penanganan Covid-19. Peningkatan percepatan Vaksinasi terutama para Lansia dan juga inprastruktur dianggap perlu sebagai penunjang mobilitas masyarakat untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat disetiap desa selain itu berharap penyebaran Virus Covid-19 segera berakhir dan masyarakat juga taat mengikuti kewajiban untuk di Vaksin untuk daya tahan tubuh imun kita” tambanya”
(Agus Rachmat )
