jurnalpolisinasional.com-KBB. Ribuan kepala keluarga warga di dua Desa di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Propinsi Jawa Barat, berharap dinas terkait Pemkab Kabupaten Bandung Barat, segera memperbaiki Jalan Kabupaten sarana jalan penghubung utama antar desa yang rusak parah.
”Sebagian besar jalan yang hancur masuk ke wilayah Desa Kidangpananjung, kondisi jalan yang lama rusak tersebut seperti sungai kering, sangat sulit dan berbahaya bagi pengguna jalan,” ucap Hj. Yuyu Yuhaeni, S.Sos Kepala Desa Kidangpananjung, pada Wartawan Jurnal Polisi Nasional. Jum’at (19/12/2025)
Sepanjang 3 km, jalan utama antar desa yang menghubungkan Desa Mukapayung Desa Kidangpananjung dan Desa Tanjungwangi sepanjang tiga kilometer itu, merupakan milik kabupaten yang sudah tidak layak disebut jalan karena mirip dengan sungai kering.
Rusaknya jalan tersebut mengakibatkan aktivitas pendidikan, ekonomi dan kesehatan terhambat, kondisi jalan yang rusak berat itu, sering membuat kecelakaan pengendara khususnya sepeda motor sudah tidak terhitung setiap harinya.
Ketika hujan turun beberapa pekan terakhir, membuat jalan sulit dilalui karena landasan jalan tertutup lumpur tebal, sehingga pengendara yang hendak melintas kerap terjatuh atau kendaraan roda empat tidak dapat melintas.
”Kalau digambarkan kondisinya sudah tidak layak disebut jalan, kalau musim panas berdebu dan licin, kalau musim penghujan seperti sungai, sulit dilalui pejalan kaki apalagi pengendara,” katanya.
Jalan yang rusak membuat akses masyarakat menjadi sulit terutama untuk aktifitas perekonomian karena warga kesulitan mendapatkan sarana transportasi seperti truk atau kendaraan besar lainnya.
”Untuk menjual hasil pertanian, masyarakat harus mengeluarkan biaya yang cukup besar karena resiko kendaraan terbalik atau terjebak di jalan rusak sudah menjadi tontonan biasa,” katanya.
Pihaknya telah berkali-kali mengajukan perbaikan jalan tersebut ke Pemkab Bandung Barat melalui Babidlitbangda namun hingga saat ini belum ada kejelasan kapan akan diperbaiki.
Hj. Yuyu Yuhaeni, S.Sos “Kepala Desa Kidangpananjung, mengatakan permohonan perbaikan jalan tersebut telah diajukan kepada bupati dan instansi terkait, namun pengajuan tersebut tidak pernah mendapat jawaban.
Ribuan warga di dua desa yang berjarak kurang lebih 13 kilometer ke Puskesmas dan 15 kilometer ke RSUD Cililin, berharap pemerintah merealisasikan janji yang kerap diucapkan segera melakukan pembangunan yang merata.
Harapan kami dan masyarakat kepada Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, Bapak Bupati Jeje Ritchie Ismail berharap, di tahun 2026 perbaikan jalan Kabupaten segera terwujud untuk meningkatkan roda perekonomian,” ucapnya,*Ridwan*
Kades Kidangpananjung Berharap Jalan Kabupaten Ada Perbaikan.






