Jurnal polisi nasional.com
LEBAK,- Rumah warga di Kampung Hanjuang dan Kampung Pasirnangka Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak terancam ambruk. Hal itu disebabkan adanya pergeseran tanah mengakibatkan tebing rumah warga yang dipondasi tidak permanen itu longsor setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Aminah (48 ) Warga Kampung Hanjuang RT 001 RW 002 yang terancam rumahnya ambruk menjelaskan Sekitar Pukul 02:30 WIB terjadi hujan lebat dan terdengar suara kikisan air hujan dan batu pondasi.
“Terperosok depan rumah saya kebawah kerumah tetangga yang ada di bawah, di karenakan adanya pergerakan tanah, harapan kami memohon secepatnya kepada pihak pemerintah desa dan pihak pemerintah terkait segera membantu memperbaiki pondasi rumah kami, karna lama kelamaan rumah kami di hawtirkan terperosok menimpa rumah tetangga yang ada di bawah,” ungkap Aminah Senin 13 Juni 2022.
Kepala Desa Pasirnangka, Sarman Rudiyanto membenarkan warganya terkena bencana longsor saat intensitas hujan cukup tinggi. Terdapat dua titik yang terdampak longsor di rumah warga Kampung Hanjuang dan warga Pasirnangka. Atas laporan warga pada Pukul 02.00 WIB di Kampung Hanjuang ketinggian sekitar lima meter dan panjang mencapai 80 meter. Sementara rumah warga yang longsor sekitar Lima rumah dan yang terkena dampak lima rumah di bawahnya.
Sedangkan di Kampung Pasirnangka yang terkena longsor sebanyak tiga rumah di atas yang terkena longsor dan yang terkena dampaknya tiga rumah di bawahnya, ketinggian longsor sekitar tiga meter.
“Kami selaku sudah melaporkan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Muncang,” katanya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Muncang H. Engku di dampingi MP Kecamatan Mikdad serta (Babinsa) Sertu A. Wahid dan (Babinmas) Bripka Hasyim, TKSK Kecamatan Muncang Muhamad, langsung ke lokasi longsor yang kerugiannya ditaksir mencapai Rp50 Juta.
Petugas BPBD Kecamatan Muncang H. Engku dan Babinmas Polsek, Babinsa Koramil, Kasi Trantib, MP, TKSK Kecamatan Muncang, mengatakan Kejadian longsor atas laporan yang didapat sekitar pukul 02.00 WIB. Disebutkan longsor tersebut lantaran adanya pergeseran tanah yang terkikis air hujan.
“Terdapat dua titik longsor yaitu di Kampung Hanjuang dan Kampung Pasirnangka, lima rumah yang terkena longsor dan lima rumah yang terkena dampaknya yang ada dibawah. Sementara di Kampung Pasirnangka tiga rumah yang terkena longsor dan tiga rumah dibawahnya yang terkena dampaknya,” paparnya. (ambon/kusnadi/Taufik Nur Alam)
